Lisnahan, Charles V. Lisnahan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Profil Organ Non-Karkas Ayam Kampung Umur 13-18 Minggu yang diberikan Arginine-Lysine dalam Pakan Rendah Protein Neno, Donatus Evensius; Lisnahan, Charles V. Lisnahan
JAS Vol. 9 No. 2 (2024): Journal of Animal Science (JAS) - April 2024
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil organ non karkas Ayam Kampung umur 13-18 minggu yang diberikan arginine-lysine dalam pakan rendah protein. Penelitian dilaksanakan di Kelompok Tani Perempuan Sion, Kelurahan Sasi, Kefamenanu dari bulan Mei–Agustus 2022. Ternak yang digunakan adalah 80 ekor Ayam Kampung umur 3 bulan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Kelima perlakuan tersebut adalah P0: 0,50% arginine + 0,42% lysine + 17% CP; P1: 0,60% arginine + 0,51% lysine + 16% CP; P2: 0,70% arginine + 0,60% lysine + 15% CP; P3: 0,80% arginine + 0,69% lysine + 14% CP; dan P4: 0,90% arginine + 0,78% lysine + 13% CP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata berat hidup, berat non karkas dan berat darah tertinggi pada perlakuan P2 (1700,73±50,14 g/ekor; 664,95±24,19 g/ekor; 71,76±11,29 g/ekor). Berat bulu, berat kepala dan leher serta berat kaki tertinggi masing-masing pada perlakuan P3 (102,50±3,42 g/ekor); P0 (166,00±25,65 g/ekor); dan P1 (58,75±3,20 g/ekor). Analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap berat hidup dan berat non karkas (P<0,05) sedangkan berat darah, berat bulu, berat kepala-leher, dan berat kaki berpengaruh tidak nyata. Disimpulkan suplementasi 0,70% arginine + 0,60% lysine pada pakan 15% CP memberikan hasil optimal terhadap berat hidup dan non karkas Ayam Kampung umur 13-18 minggu.
Pertumbuhan Ayam Kampung Jantan Fase Grower yang diberikan Arginine-Lysine dalam Pakan Rendah Protein Mataufina, Orianto Bui; Lisnahan, Charles V. Lisnahan
JAS Vol. 9 No. 2 (2024): Journal of Animal Science (JAS) - April 2024
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pertumbuhan ayam Kampung Jantan fase grower yang diberikan arginine dan lysine dalam pakan rendah protein. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Mei sampai Agustus 2022, di Kandang Ayam Kampung Kelompok Tani Perempuan Sion, Kefamenanu.  Materi yang digunakan adalah 80 ekor ayam Kampung jantan umur 6 minggu dengan bobot badan rata-rata 400 g. Penelitian  ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap, terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah P0 = 0,60% L-arginine + 0,52% L-lysine + 18% Crude Protein (CP), P1 = 0,70% L-arginine + 0,61% L-lysine + 17% CP, P2 = 0,80% L-arginine + 0,70% L-lysine  + 16% CP, P3= 0,90% L-arginine + 0,79% L-lysine + 15% CP, dan P4 = 1,00% L-arginine + 0,88% L-lysine + 14% CP. Variabel yang diamati adalah pertambahan berat badan, konsumsi pakan dan konversi pakan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi dan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertambahan berat badan pada P0, P1, P2, P3, dan P4 masing-masing sebesar 76,04±6,25; 101,56±10,74; 126,35±5,35; 125,31±9,07 dan 105,17±6,60 g/ekor/minggu. Konsumsi pakan sebesar 296,42±25,07; 389,59±39,27; 479,24±21,73; 471,46±33,65; dan 405,18±25,94 g/ekor/minggu. Konversi pakan sebesar 3,90±0,04; 3,84±0,03; 3,79±0,02; 3,76±0,30; dan 3,85±0,02. Analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap pertambahan berat badan, konsumsi pakan dan konversi pakan (P<0,05). Disimpulkan bahwa suplementasi 0,80% L-arginine + 0,70% L-lysine + 16% CP dalam pakan memberikan hasil yang optimal pada pertambahan berat badan (126,35±5,35 g/ekor/minggu), konsumsi pakan (479,24±21,73 g/ekor/minggu) dan konversi pakan (3,79±0,02).