TEKNIKA
Vol 11 No 1 (2024)

ANALISA TAHANAN PENTANAHAN GARDU DISTRIBUSI PADA PENYULANG TARAKAN PT PLN (PERSERO) UNIT LAYANAN PELANGGAN SUKARAMI

Maryati, Sri (Unknown)
Azis, Abdul (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2024

Abstract

Sistem pentanahan berfungsi sebagai penghubung yang mengamankan sistem, peralatan, dan instalasi listrik dengan tanah, melindungi manusia dari sengatan listrik, serta menjaga komponen instalasi dari tegangan atau arus yang tidak normal. Sebagai bagian esensial dari sistem tenaga listrik, gardu distribusi memastikan perlindungan bagi komponen-komponen seperti lightning arrester, body transformator, netral transformator, dan body PHB-TR. Tujuan dari penelitian adalah melakukan pengukuran dan perhitungan tahanan pentanahan Gardu Distribusi PC 0074, PC 0088, dan PC 0340 pada Penyulang Tarakan PT PLN (Persero) ULP Sukarami. Sistem pentanahan gardu distribusi pada Penyulang Tarakan menggunakan elektroda tunggal yang ditanam vertikal atau tegak lurus. Hasil pengukuran pada Gardu Distribusi PC 0074 adalah tahanan pentanahan ligthing arrester adalah 4,61 Ω, tahanan pentanahan body tranformator adalah 3,85 Ω, dan tahanan pentanahan netral tranformator dan body PHB-TR adalah 3,73 Ω. Hasil pengukuran pada Gardu Distribusi PC 0088 adalah tahanan pentanahan ligthing arrester adalah 3,48 Ω, tahanan pentanahan body tranformator adalah 3,54 Ω dan tahanan pentanahan netral tranformator dan body PHB-TR adalah 4,96 Ω. Hasil pengukuran pada Gardu Distribusi PC 0340 adalah tahanan pentanahan ligthing arrester adalah 2,95 Ω, tahanan pentanahan body tranformator adalah 4,14 Ω, dan tahanan pentanahan netral tranformator dan body PHB-TR adalah 4,74 Ω. Dari hasil pengukuran yang didapatkan, nilai tahanan pentanahan pada Gardu Distribusi PC 0074, PC 0088 dan PC 0340 pada Penyulang Tarakan sesuai dengan standar PUIL 2011 yaitu < 5 Ω. Namun, hasil pengukuran menunjukkan nilai yang berbeda-beda pada ketiga gardu tersebut, yang disebabkan oleh faktor suhu tanah, kadar mineral, dan kondisi elektroda saat pengukuran. Terdapat perbedaan hasil pengukuran dan perhitungan tahanan pentanahan disebabkan oleh beberapa faktor seperti ketidakakuratan dalam menentukan tahanan jenis tanah, panjang dan kedalaman elektroda, diameter elektroda, kondisi tanah saat pengukuran, kehadiran logam dalam tanah, serta metode pengukuran yang digunakan. Untuk mendapatkan hasil yang akurat, penting mempertimbangkan semua faktor ini dan menggunakan metode pengukuran yang tepat serta melakukan pengukuran dalam kondisi tanah yang sesuai. Penyesuaian terhadap faktor-faktor tersebut dapat membantu memperoleh hasil pengukuran yang lebih konsisten dan dapat diandalkan. Kata Kunci: Tahanan, Pentanahan, Gardu Distribusi

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

teknika

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Industrial & Manufacturing Engineering Mechanical Engineering

Description

TEKNIKA: Jurnal Teknik is a peer-reviewed scientific journal managed by Department of Engineering and published by the Faculty of Engineering Universitas IBA. TEKNIKA: Jurnal Teknik is published in two editions a year, the April and October editions. Contributors to Jurnal TEKNIKA: Jurnal Teknik ...