Kelapa sawit merupakan kontributor penting bagi perekonomian Indonesia, dengan produksi mencapai 45,58 juta ton pada tahun 2022. Namun, peningkatan produksi menghasilkan limbah pabrik minyak sawit (POME) yang memiliki potensi untuk mencemari lingkungan. POME memiliki kadar COD dan TSS tinggi, sehingga memerlukan pengolahan yang efektif. Teknologi fotokatalitik menggunakan seng oksida (ZnO) yang dihasilkan melalui biosintesis menjadi solusi yang menjanjikan. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak waktu penyinaran dan berat ZnO optimum terhadap penurunan kadar COD dan TSS dalam POME. Metode yang digunakan yaitu dengan dengan mevariasikan waktu penyinaran 15–75 menit dengan berat ZnO 100 mg dan 120 mg. Hasil fotodegradasi POME terbaik ialah dengan waktu penyinaran 75 menit dan berat ZnO 120 mg, karena menurunkan nilai COD dan TSS terbesar. Hasil tersebut menunjukkan nilai COD 469 mgO2/l dan TSS 366,67 mg/l, dengan pH 6,92.
Copyrights © 2024