Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya dan mengevaluasi kelayakan ekonomi dari produksi minyak atsiri dari tanaman mawar (Rosa damascena) dengan metode maserasi. Minyak mawar memiliki komponen senyawa penyusun utama, yaitu sitronelol (30,31%), geraniol (16,96%), fenil etil alkohol (12,60%). Metode pemisahan komponen senyawa utama minyak mawar dilakukan dengan metode maserasi. Dalam penelitian ini, evaluasi ekonomi dilakukan dengan menggunakan beberapa parameter ekonomi seperti BEP, PBP, CNPV, dan PI. Penelitian ini diharapkan dapat memperlihatkan gambaran skala industri tentang analisis biaya dan evaluasi ekonomi dari fabrikasi minyak mawar. Berdasarkan hasil analisis, proyek produksi minyak mawar dengan metode maserasi menunjukkan proyek yang menjanjikan dari perspektif ekonomi. Didapatkan nilai GPM sebesar Rp27.862.430.943 dalam 1 tahun dengan produksi minyak mawar sebanyak ±39.600 ml/tahun. Analisis PBP menunjukkan menunjukkan bahwa investasi menguntungkan setelah proyek berjalan setelah 3 tahun. Proyek ini dapat bersaing dengan standar pasar modal PBP karena biaya pemulihan investasi awal yang singkat. Bahan baku yang mudah didapatkan dan proses produksi yang cepat dapat menjadi kelebihan berjalannya proyek rancangan pabrik. Dari hasil perhitungan analisis biaya dan evaluasi ekonomi yang dilakukan, dapat disimpulkan fabrikasi minyak atsiri dari tanaman mawar dengan metode maserasi layak untuk didirikan.
Copyrights © 2024