Abstrak. Cost stickiness mengacu pada peningkatan biaya sebagai respon atas kenaikan aktivitas yang lebih besar daripada penurunan biaya akibat penurunan aktivitas dengan besaran yang sama. Dalam hal ini, peran manajer dalam kebijakan penyesuaian sumber daya sangat mempengaruhi perilaku biaya tersebut dan berbagai faktor mempengaruhi kebijakan manajer tersebut, termasuk optimisme manajerial. Optimisime manajerial tersebut sangat dipengaruhi oleh kondisi perekonomian dan krisis ekonomi, termasuk krisis terkini akibat pandemi COVID-19, akan sangat mengurangi optimisme manajer yang membuat manajer bersedia mengurangi sumber daya saat aktivitas penjualan, bahkan pada tingkat lebih besar daripada penurunan aktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara pandemi COVID-19, cost stickiness dan profitabilitas pada perusahaan publik Indonesia tahun 2018-2020. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) saat pandemi COVID-19 perusahaan mengurangi biaya SG&A lebih banyak untuk merespon penurunan penjualan dibandingkan saat tidak terjadinya COVID-19 (2) perusahaan yang mengalami penurunan pendapatan selama periode COVID-19 justru mengalami peningkatan kinerja keuangan. Penelitian ini mengindikasikan bahwa kenaikan laba tidak selalu dipengaruhi oleh kenaikan pendapatan, tapi juga bisa oleh penurunan biaya yang lebih besar daripada penurunan pendapatan.
Copyrights © 2024