Artikel ini bertujuan untuk melihat implementasi diplomasi komersial Indonesia ke Cina dalam meningkatkan ekspor rumput laut tahun 2019-2023 melalui ITPC Shanghai. Berdasarkan Food and Agriculture Organization (FAO) (2021), Indonesia menempati urutan kedua dalam produksi rumput laut global di bawah Cina. Kendati demikian, Cina pulalah yang selalu menjadi pengimpor nomor satu rumput laut (121221) Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, volume ekspor rumput laut Indonesia ke Cina relatif meningkat. Hal ini tidak terlepas dari upaya diplomasi komersial Indonesia ke Cina yang dilakukan oleh berbagai aktor, salah satunya ITPC Shanghai. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui wawancara dan studi kepustakaan. Hasilnya, faktor pembentuk diplomasi komersial Indonesia terletak pada karakteristik jenis rumput laut Indonesia, peluang pasar Cina akan kebutuhan rumput laut Indonesia, dan karakteristik asosiasi bisnis yang aktif dalam membantu para pelaku usaha rumput laut Indonesia. Sementara itu, aktivitas diplomasi komersial yang dilakukan ITPC Shanghai meliputi network activities, intelligence, image campaigns, dan support business. Manfaat dari diplomasi komersial ini terlihat pada sisi ekonomi, yakni adanya peningkatan ekspor dan konsistensi Cina sebagai pengimpor utama rumput laut Indonesia.
Copyrights © 2024