Kurikulum merdeka merupakan kurikulum pengganti yang dirancang untuk memperbaiki kulaitas pendidikan Indonesia yang sempat terpuruk akibat dari adanya pandemic Covid-19. Salah satu program pada kurikulum merdeka yaitu Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang didalamnya memuat enam elemen untuk mengembangkan kompetensi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan bernalar kritis yang terdapat pada pelajaran IPAS pada kurkulum merdeka di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian studi literatur yang dilaksanakan dengan cara menelaah berbagai kajian kepustakaan yang diperlukan pada penelitian. Hasil kajian penelitian ini berupa pengembangan kemampuan bernalar kritis sesuai dengan prinsip kemampuan bernalar kritis pada siswa serta inovasi yang harus dilakukan guru dalam upaya pengembangan kemampuan bernalar kritis siswa. Jenjang pendidikan dasar merupakan jenjang awal yang mengharuskan guru mengembangkan kemampuan analisis siswa. Dengan kemampuan bernalar kritis, siswa dapat memecahkan masalah yang akan datang dalam kehidupannya. Kemampuan bernalar kritis membuat siswa menjadi mudah dalam mengambil keputusan untuk menyelesaikan masalahnya. Melalui pengembangan model pembelajaran serta media pembelajaran yang inovatif dalam pelaksanaan pembelajaran dapat menumbuhkan kemampuan bernalar kritis pada siswa sekolah dasar
Copyrights © 2024