Literasi memiliki peran penting dalam membuka potensi diri anak berkebutuhan khusus (ABK) intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi gerakan literasi di SLB C YPSLB Surakarta, serta dampaknya terhadap minat baca dan kemampuan literasi ABK intelektual. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi di kelas 5, wawancara dengan kepala sekolah, guru kelas, dan guru pendamping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SLB C YPSLB Surakarta telah merancang program literasi yang efektif, termasuk Pojok Baca, kegiatan mendongeng, pelatihan literasi bagi guru dan orang tua, serta penggunaan metode pembelajaran interaktif. Program-program ini berhasil meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi ABK. Selain itu, terjadi peningkatan prestasi belajar, rasa percaya diri, dan harga diri ABK. Namun, tantangan seperti keterbatasan bahan bacaan yang sesuai dan kurangnya sumber daya guru perlu diatasi untuk mengoptimalkan program literasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gerakan literasi di SLB C YPSLB Surakarta memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan ABK intelektual.
Copyrights © 2024