Pembelajaran IPA idealnya mendorong siswa menghadapi dan menemukan cara menyelesaikan tantangan dalam kehidupan sehari-hari.. Namun, terdapat berbagai kendala dalam pelaksanaannya. Hal ini dibuktikan oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis, akibatnya siswa kurang mampu menyelesaikan masalah. Melalui model Problem Based Learning sebuah solusi terbaik. Penelitian ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SDN Sungai Bilu 1 Banjarmasin dengan 29 siswa serta menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis PTK yang dilakukan 4 kali pertemuan dan menggunakan instrument yaitu lembar observasi untuk melihat peningkatan keterampilan berpikir kritis, aktivitas guru, dan aktivitas siswa. Instrumen berbentuk tes sebagai cara mengukur peningkatan hasil belajar siswa. Hasil penelitian membuktikan terdapat peningkatan setiap pertemuan, aktivitas guru mendapatkan skor 36 dengan kriteria “Sangat Baik”, aktivitas siswa mendapatkan kriteria “Sangat Aktif” dengan persentase 100%, keterampilan berpikir kritis siswa dengan persentase 93%, demikian juga perbaikan hasil belajar siswa baik secara personal maupun klasikal. Melalui ini bisa direkomendasikan untuk model Problem Based Learning penting sebagai upaya peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2024