Penelitian ini mengacu pada permasalahan yang ditemukan mengenai rendahnya kemampuan siswa kelas V SDN Karang Mekar 8 Banjarmasin dalam berpikir kritis terhadap muatan IPA. Hal ini terjadi karena proses transfer ilmu yang cenderung didominasi oleh guru, rendahnya keterlibatan siswa pada proses belajar, dan belum memuat kegiatan yang mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang digunakan pada penelitian ini, dilaksankan selama 4 pertemuan. Proses perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi masing – masing mencakup di tiap pertemuan. Penelitian dilaksanakan di SDN Karang Mekar 8 Banjarmasin dengan subjek penelitiannya siswa kelas V yang berjumlah 16 orang. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada setiap pertemuannya. Keterampilan berpikir kritis siswa memperoleh skor 87% dengan kriteria “Hampir Seluruh Siswa Sangat Terampil”. Berdasarkan temuan dari penelitian ini menunjukkan penggunaan model PBL berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2024