Post traumatic stress disorder (PTSD) adalah gangguan yang berkembang pada seseorang karena mengalami peristiwa yang mengejutkan, menakutkan, atau berbahaya. Sayangnya saat ini masih minim pengetahuan masyarakat Indonesia terhadap kesehatan mental sehingga banyak yang tidak mengetahui gejala apa yang telah dialami dan seberapa jauh efek yang sudah terjadi akibat gangguan mental tersebut. Tujuan dalam penelitian ini adalah membuat sistem pakar yang dapat melakukan diagnosa awal gangguan PTSD. Metode forward chaining dimanfaatkan dalam sistem pakar guna mengumpulkan gejala-gejala yang dialami oleh pengguna, mengolahnya berdasarkan basis aturan hingga mencapai kesimpulan. Metode pengembangan sistem pakar yang digunakan adalah Expert System Development Life Cycle (ESDLC) dan pengukuran tingkat kegunaan (Usability) sistem yang dibangun dinilai dengan menggunakan USE questionnaire. Pengujian keakuratan sistem dilakukan bersama pakar yang menunjukkan kesesuaian antara hasil pakar dan hasil sistem. Dari pengukuran tingkat Usability didapatkan hasil sebesar 86.67% yang menunjukkan sistem berguna dalam melakukan diagnosa awal PTSD. Diharapkan dengan adanya sistem pakar ini dapat menjadi sebuah solusi dalam memberi kemudahan akses untuk melakukan diagnosa awal gangguan PTSD.
Copyrights © 2024