Pngelolaan siswa merupakan komponen penting dalam perencanaan dan pelaksanaan seluruh kegiatan, serta penyuluhan berkelanjutan bagi semua siswa untuk memastikan bahwa mereka jujur secara moral. Artikel ini mengeksplorasi peran inisiatif manajemen siswa dalam membentuk moralitas siswa yang berjalan di SMP Muhammadiyah 10 Surakarta. Penulisan artikel ini bertujuan untuk efektifitas program segregasi kelas berdasarkan gender untuk mencegah pergaulan bebas di SMP Muhammadiyah 10 Surakarta. Strategi penelitian ini berbasis lapangan dan kualitatif. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis data. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa teknik pembentukan moral seperti senyum, menyapa, memberi salam, bersikap sopan dan santun, kebiasaan beribadah, serta proses penampilan dalam pembentukan moral yang terus-menerus diamati dan dievaluasi, efektif dalam menumbuhkan sikap positif. kebiasaan dan karakter karismatik di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2024