Penelitian ini mengkaji upaya mengatasi perundungan di lingkungan Sekolah Dasar, di mana perundungan didefinisikan sebagai tindakan intimidasi yang dilakukan pihak kuat kepada pihak yang lemah. Penelitian ini berupaya memahami bagaimana guru dan pihak lainnya di Sekolah Dasar menangani perundungan pada siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi guna menghasilkan data dalam bentuk kata-kata tertulis, lisan ataupun gambar. Temuan penelitian menunjukkan bahwa upaya mengatasi perundungan di Sekolah Dasar mencakup tiga aspek utama: 1) Aspek Pencegahan (Preventif), 2) Aspek Penindakan (Kuratif), dan 3) Aspek Pemulihan (Rehabilitatif). Temuan ini menyoroti pentingnya peran aktif guru dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua siswa.
Copyrights © 2024