Perkembangan zaman membuat menipisnya pendidikan karakter pada kaum pemuda Indonesia sehingga juga dapat memunculkan krisis moral seperti intoleran antar budaya. Kurikulum yang berlaku pada tahun ini adalah Kurikulum Merdeka yang memiliki program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MKBM) yang di dalamnya berisi berbagai bentuk kegiatan mahasiswa selama satu semester salah satunya program Pertukaran Mahasiswa Merdeka dari satu pulau ke pulau lainnya selama satu semester untuk mendalami pengetahuan kebhinekaan yang diharapkan mampu membangun toleransi mahasiswa antar budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kegiatan eksploasi ragam budaya mahasiswa melalui modul nusantara dalam program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM). Subjek penelitian ini adalah mahasiswa inbound Universitas Negeri Medan sebanyak 173 mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Modul Nusantara memiliki peran yang sangat penting dalam peningkatan sikap toleransi budaya mahasiswa inbound melalui, sikap menghargai dan menghormati budaya lain, tidak bersikap merendahkan atau meninggikan satu suku daripada suku yang lain, menganggap semua suku adalah keluarga, tidak melakukan tindakan diskriminasi, dan tidak membedakan antar individu.
Copyrights © 2024