Persepsi remaja putri terkait anemia menjadi salah satu tantangan keberhasilan upaya penanggulangan anemia yang berkaitan dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Remaja putri merupakan salah satu kelompok rawan menderita anemia dikarenakan menstruasi yang dialami setiap bulan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan persepsi anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMP Negeri 3 Kepanjen. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectionel study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri di SMP Neger 3 Kepanjen. Sebanyak 99 responden dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tatap muka secara langsung menggunakan kuesioner persepsi anemia dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi anemia remaja putri (69,7%) tergolong kurang tepat dengan kepatuhan (52,5%) tergolong rendah. Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan persepsi anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (p = 0,447) dan koefisien korelasi (r = 0,077). Persepsi yang tepat terkait anemia tidak menentukan kepatuhan remaja putri untuk mengonsumsi tablet tambah darah.
Copyrights © 2024