Latar Belakang; Ibu hamil trimester III dapat mengalami kecemasan yang berpengaruh terhadap kesehatan ibu dan bayinya. Angka kejadian kecemasan pada ibu hamil di Indonesia mencapai 373.000 dimana sebanyak 107.000 atau 28,7% diantaranya kecemasan sedang terjadi pada ibu hamil menjelang proses persalinan. Senam maryam menjadi alternatif mencegah kecemasan dan mengatasi ketidaknyamanan selama kehamilan. Tujuan; Untuk mengetahui pengaruh senam maryam terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III di Klinik Pratama D’Maryam. Metode; Desain penelitian Pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest posttest design. Jumlah sampel sebanyak 23 responden. Teknik pengambilan sampel adalah consecutive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner PASS (Perinatal Anxiety Screening Scale). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan software SPSS. Hasil; Hasil analisis data menunjukkan sebagian besar responden sebelum dilakukan intervensi mengalami cemas ringan 17 orang (73,91%). Setelah dilakukan intervensi senam maryam, mayoritas responden tidak mengalami kecemasan sebanyak 14 orang (60,87%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan ada pengaruh senam Maryam terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III di Klinik Pratama D’Maryam dengan p value 0,000 (p value < 0,05). Kesimpulan; Senam Maryam berpengaruh terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III di Klinik Pratama D’Maryam. Saran: Tenaga kesehatan dapat menggunakan senam maryam sebagai salah satu alternatif dalam mengatasi masalah kecemasan pada ibu hamil.
Copyrights © 2024