Latar Belakang: Persalinan merupakan pengeluaran seluruh hasil konsepsi (janin dan plasenta) yang dapat hidup dari lingkungan intrauterin ke lingkungan ekstrauterin. Pada primigravida akan mengalami penipisan serviks secara sempurna saat memasuki persalinan setelah itu baru terjadi pembukaan, sedangkan pada multigravida penipisan dan pembukaan serviks akan terjadi secara bersamaan. Persalinan pada primigravida sekitar 25% dipersulit oleh kelainan pada fase aktif. Ada beberapa terapi nonfarmakologi yang dapat dilakukan untuk mencegah partus lama salah satunya birth ball. Birth ball adalah bola terapi fisik yang membantu ibu inpartu kala I dalam kemajuan persalinan yang dapat digunakan dalam berbagai posisi. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh birth ball terhadap kemajuan kala I fase aktif pada ibu primigravida. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasy experiment) dengan desain penelitian yang digunakan two group only posttest design. Menggunakan teknik consecutive sampling, sampel 30 orang ibu bersalin. Analisa bivariat yang digunakan menggunakan uji Mann-Whitney Test. Hasil: Ada pengaruh birth ball terhadap kemajuan kal I fase aktif pada ibu primigravida dengan nilai rata-rata p =0,001 < α = 0,05. Kesimpulan: Penggunaan birth ball selama 15-30 menit berpengaruh terhadap kemajuan kala I fase aktif pada ibu primigravida.
Copyrights © 2024