Coastal areas are vulnerable to damage, many surrounding communities feel the impact because they depend on their economic conditions on coastal resources. The behavior of tourists and coastal communities who litter is widely found on the coast of Indonesia and has become a serious problem. Pro-environmental behavior in coastal tourism communities is influenced by several factors, namely internal and external. People who carry out pro-environmental behavior will feel the impact of the behavior applied in the beach environment. It is hoped that by knowing pro-environmental behavior in the coastal environment community, the community can apply and improve pro-environmental behavior. The approach taken by the author is a literature study with secondary data, collecting scientific articles and other scientific sources through Google Scholar. Data collection is taken in full text from journals and articles related to pro-environmental behavior in coastal tourism communities. Until the results obtained the pro-environmental behavior of coastal tourism communities in Indonesia mostly has not been implemented properly, causing tourists to also not behave pro-environmentally. Socialization to the community and the application of behavior starting from the provision of waste can be the first step for applying good pro-environmental behavior for the sustainability of the beach tourism environment. AbstrakWilayah pantai rentan akan kerusakan, banyak masyarakat sekitar yang merasakan dampaknya karena menggantungkan kondisi perekonomian mereka pada sumber daya pesisir. Perilaku wisatawan dan masyarakat lingkungan pantai yang membuang sampah sembarangan sudah banyak ditemukan di pesisir pantai Indonesia dan menjadi masalah yang serius. Perilaku pro lingkungan pada masyarakat lingkungan wisata pantai dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu internal dan eksternal. Masyarakat yang melakukan perilaku pro lingkungan akan merasakan dampak dari perilaku yang diterapkan di lingkungan pantai. Diharapkan dengan mengetahui perilaku pro lingkungan pada masyarakat lingkungan pantai, masyarakat bisa menerapkan dan meningkatkan perilaku pro lingkungan. Pendekatan yang dilakukan penulis adalah studi literatur dengan data sekunder, pengumpulan artikel-artikel ilmiah serta sumber ilmiah lainnya melalui Google Scholar. Pengumpulan data diambil secara full text dari jurnal dan artikel yang terkait dengan perilaku pro lingkungan pada masyarakat lingkungan wisata pantai. Hingga diperoleh hasil bahwa perilaku pro lingkungan masyarakat lingkungan wisata pantai di Indonesia kebanyakan belum diterapkan dengan baik sehingga menimbulkan wisatawan juga tidak berperilaku pro lingkungan. Sosialisasi kepada masyarakat dan penerapan perilaku mulai dari penyediaan sampah bisa menjadi langkah awal untuk penerapan perilaku pro lingkungan yang baik untuk keberlangsungan lingkungan wisata pantai.
Copyrights © 2024