p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Flourishing Journal
Nila Shofy Nihayah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perilaku Pro Lingkungan pada Masyarakat Lingkungan Wisata Pantai Nila Shofy Nihayah; Rakhmaditya Dewi Noorrizkki
Flourishing Journal Vol. 4 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v4i52024p225-231

Abstract

Coastal areas are vulnerable to damage, many surrounding communities feel the impact because they depend on their economic conditions on coastal resources. The behavior of tourists and coastal communities who litter is widely found on the coast of Indonesia and has become a serious problem. Pro-environmental behavior in coastal tourism communities is influenced by several factors, namely internal and external. People who carry out pro-environmental behavior will feel the impact of the behavior applied in the beach environment. It is hoped that by knowing pro-environmental behavior in the coastal environment community, the community can apply and improve pro-environmental behavior. The approach taken by the author is a literature study with secondary data, collecting scientific articles and other scientific sources through Google Scholar. Data collection is taken in full text from journals and articles related to pro-environmental behavior in coastal tourism communities. Until the results obtained the pro-environmental behavior of coastal tourism communities in Indonesia mostly has not been implemented properly, causing tourists to also not behave pro-environmentally. Socialization to the community and the application of behavior starting from the provision of waste can be the first step for applying good pro-environmental behavior for the sustainability of the beach tourism environment. AbstrakWilayah pantai rentan akan kerusakan, banyak masyarakat sekitar yang merasakan dampaknya karena menggantungkan kondisi perekonomian mereka pada sumber daya pesisir. Perilaku wisatawan dan masyarakat lingkungan pantai yang membuang sampah sembarangan sudah banyak ditemukan di pesisir pantai Indonesia dan menjadi masalah yang serius. Perilaku pro lingkungan pada masyarakat lingkungan wisata pantai dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu internal dan eksternal. Masyarakat yang melakukan perilaku pro lingkungan akan merasakan dampak dari perilaku yang diterapkan di lingkungan pantai. Diharapkan dengan mengetahui perilaku pro lingkungan pada masyarakat lingkungan pantai, masyarakat bisa menerapkan dan meningkatkan perilaku pro lingkungan. Pendekatan yang dilakukan penulis adalah studi literatur dengan data sekunder, pengumpulan artikel-artikel ilmiah serta sumber ilmiah lainnya melalui Google Scholar. Pengumpulan data diambil secara full text dari jurnal dan artikel yang terkait dengan perilaku pro lingkungan pada masyarakat lingkungan wisata pantai. Hingga diperoleh hasil bahwa perilaku pro lingkungan masyarakat lingkungan wisata pantai di Indonesia kebanyakan belum diterapkan dengan baik sehingga menimbulkan wisatawan juga tidak berperilaku pro lingkungan. Sosialisasi kepada masyarakat dan penerapan perilaku mulai dari penyediaan sampah bisa menjadi langkah awal untuk penerapan perilaku pro lingkungan yang baik untuk keberlangsungan lingkungan wisata pantai.
Fenomena Seks Pranikah pada Masa Remaja Nila Shofy Nihayah; Sevina Dwi Yulingga; Raissa Dwifandra Putri
Flourishing Journal Vol. 2 No. 12 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v2i122022p741-750

Abstract

Premarital sex behavior in adolescents is driven by the condition of adolescents who still want to trymany new things. Other factors are also heavily involved in influencing this premarital sex behaviorsuch as peer influence, lack of parental supervision, easy access to pornographic content, etc. Thereare many negative impacts of this problem. As parents, educational institutions, and even theenvironment can have a positive influence on adolescents so they can avoid premarital sex behavior.This study aims to explore the phenomenon of premarital sex in adolescence. The approach taken isa literature study by systematically collecting data and reviewing several basic theories that arerelevant to the discussion. Until the results are obtained that premarital sexual behavior duringadolescence is still quite high so that more attention is needed to this problem. Many things can away to prevent teenagers from involving into this problem. A wise explanations from parents,education about premarital sex from educational institutions, high self-efficacy, and positive supportfrom the environment can be supporting factors for teenagers to avoid this behavior. AbstrakPerilaku seks pranikah pada remaja didorong oleh kondisi remaja yang masih ingin mencoba banyakhal baru. Faktor-faktor lain juga banyak terlibat dalam mempengaruhi perilaku seks pranikah iniseperti pengaruh teman sebaya, kurangnya pengawasan orang tua, mudahnya akses kontenpornografi, dll. Banyak dampak negatif dari permasalahan ini. Selayaknya orang tua, lembagapendidikan bahkan lingkungan bisa memberikan pengaruh positif pada remaja hingga bisa terhindardari perilaku seks pranikah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena seks pranikahpada masa remaja. Pendekatan yang dilakukan adalah studi literatur dengan mengumpulkan datasecara sistematis dan mengkaji beberapa teori dasar yang relevan dengan pembahasan. Hinggadiperoleh hasil bahwasanya perilaku seks pranikah pada masa adolescence masih cukup tinggisehingga perlu adanya perhatian yang lebih lagi terhadap permasalahan ini. Banyak hal yang bisadilakukan guna menghindari remaja agar tidak terjerumus pada permasalahan ini. Penjelasan yangbaik dan bijak dari orang tua, edukasi tentang seks pranikah dari lembaga pendidikan, self efficacyyang tinggi, dan support positif dari lingkungan bisa menjadi faktor pendukung remaja terhindar dariperilaku tersebut.