Salah satu pilar suatu negara untuk menyiapkan sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan zaman adalah pendidikan. Dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi, sumber daya manusia harus disiapkan untuk bidang pendidikan.Pendidikan di Indonesia menurut berbagai pendapat masih banyak kurang dalam proses pembelajaran. Pada lokasi kali ini yaitu SMP N 4 BANJARNEGARA yang bertempat di kabupaten Banjarnegara, provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan prosedur pengumpulan data wawancara, observasi, dan pencatatan. Pembiasaan berpikir kritis, berpikir kritis ialah salah satu kecakapan abad 21. Pendidikan ialah salah satu bagian penting dalam mempersiapkan manusia menghadapi masa depan. Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas semua berperan dalam proses ini. Tujuan penelitian ini ada tiga.1.Penelitian ini bertujuan menganalisis pembiasaan memeriksa kebenaran argumen pada pembelajaran matematika di SMP N 4 Banjarnegara apakah sudah berjalan dengan baik sehingga memenuhi indikator karakter berpikir kritis 2. Penelitian ini bertujuan menganalisis pembiasaan menyelesaikan masalah pada pembelajaran matematika di SMP N 4 Banjarnegara apakah sudah berjalan dengan baik sehingga memenuhi indikator karakter berpikir kritis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan dan bertempat di SMP Negeri 4 Banjarnegara. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi.
Copyrights © 2024