Peningkatan kualitas pembelajaran yang efektif dapat dicapai dengan mengembangkan perangkat pembelajaran yang inovatif. Namun demikian, situasi terkini di sektor pendidikan yang ditandai dengan perubahan kurikulum menimbulkan tantangan bagi guru tertentu dalam hal membuat dan melaksanakan sumber belajar matematika. Dengan maksud untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam matematika serta rasa percaya diri mereka, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kebenaran, kepraktisan, dan efektivitas sumber belajar yang memanfaatkan model pembelajaran problem logging. SMP Ali Imron akan menjadi lokasi tempat penelitian akan dilakukan, dan partisipannya adalah siswa kelas delapan pada semester ganjil tahun ajaran 2023-22. Hal ini terkait dengan penerapan paradigma pengembangan Dick dan Carey untuk menghasilkan perangkat pembelajaran Problem Posing, yang merupakan pengembangan yang sedang dibahas dalam penelitian ini. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perangkat pembelajaran yang diperlukan untuk pembelajaran berbasis masalah berhasil meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam matematika serta rasa percaya diri mereka di antara siswa. Selanjutnya, gadget tersebut dianggap sah, praktis, dan efektif sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Penggunaan perangkat pembelajaran berbasis masalah telah menghasilkan perkembangan signifikan dalam keterampilan berpikir kritis dalam matematika, sebagaimana dibuktikan oleh nilai N-gain rata-rata sebesar 0,45, yang menunjukkan tingkat peningkatan yang "sedang". Hal ini dibuktikan dengan fakta bahwa perangkat pembelajaran berbasis masalah telah digunakan. Efikasi diri matematika siswa meningkat setelah penggunaan teknologi pembelajaran pengajuan masalah yang telah dirancang. Oleh karena itu, diharapkan bahwa siswa akan memiliki kemampuan untuk fokus dengan penuh perhatian pada dosen yang memberikan materi pengajaran, sehingga memungkinkan mereka untuk memeriksa informasi yang disampaikan secara efektif.
Copyrights © 2024