Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program Bina Keluarga Remaja (BKR) dalam mengurangi pernikahan dini di Kabupaten Sidoarjo. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan lima indikator efektivitas: ketepatan sasaran, pemahaman program, ketepatan waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program BKR belum optimal, dengan pemahaman program yang masih rendah di kalangan masyarakat dan partisipasi yang minim. Hanya 5-10 dari 25-30 target peserta yang menghadiri sosialisasi. Kurangnya partisipasi menghambat pencapaian tujuan program, yang seharusnya mengurangi angka pernikahan dini. Kesimpulannya, meskipun Program BKR memiliki potensi, efektivitasnya masih perlu ditingkatkan melalui sosialisasi yang lebih intensif dan peningkatan partisipasi masyarakat.
Copyrights © 2024