Buka Luwur merupakan ritual adat yang dilaksanakan setiap tahun pada bulan Suro, Indonesia, yang bertujuan untuk meningkatkan keharmonisan spiritual dan sosial dalam masyarakat. Ritual ini merupakan salah satu cara untuk melestarikan dan menghidupkan kembali aspek-aspek adat budaya Jawa yang belum banyak berubah akibat perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses pelaksanaan ritual Buka Luwur di Dukuh Pantaran dan mendeskripsikan ciri-ciri yang ada di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif, menggunakan data observasi, pengamatan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual Buka Luwur melibatkan aktivitas budaya, ritual, ikatan sosial, kebanggaan lokal, rasa hormat, solidaritas, keberanian, dan kreativitas dalam ritual simulasi simbol. Globalisasi telah membuat ritual ini menjadi lebih kompleks, berkat teknologi digital dan media sosial yang mendukung budaya adat. Namun, hal ini juga menyebabkan komersialisasi, mengalihkan fokus dari spiritualitas dan budaya adat ke sejarah dan budaya, sehingga membatasi ruang lingkup ritual Buka Luwur.
Copyrights © 2024