Digitalisasi merupakan metode penting dalam pelestarian dan penyelamatan informasi, khususnya Naskah kuno. Penelitian ini menganalisis penerapan digitalisasi di Museum Sejarah Al-Qur'an Sumatra Utara sebagai upaya untuk melindungi naskah kuno melalui konservasi sederhana dan digitalisasi. Tujuan penelitian ini untuk memperluas akses informasi kepada masyarakat dan mengurangi risiko kerusakan fisik. metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum melakukan kegiatan digitalisasi, museum melakukan konservasi sederhana pada naskah. Digitalisasi dilakukan dengan dua cara: pertama, menggunakan alat komputer dan scan. namun menghadapi kendala dengan ukuran file yang terlalu besar sehingga penurunan kualitas setelah kompresi menjadi buruk. Kedua, menggunakan handphone dan laptop dengan aplikasi CamScanner, yang menghasilkan file berkualitas baik dan lebih mudah diproses. Digitalisasi tidak hanya melindungi naskah tetapi juga meningkatkan aksesibilitas dan keterlibatan pengunjung melalui barcode QR, memungkinkan akses digital tanpa risiko kerusakan fisik.
Copyrights © 2024