Penelitian ini mengkaji pengaruh penerapan Orientasi Layanan Pelanggan (Customer Service Orientation/CSO) dan Motivasi Pelayanan Publik (Public Service Motivation/PSM) terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan 211 PNS sebagai sampel. Data dianalisis menggunakan Model Persamaan Struktural (Structural Equation Modeling/Partial Least Square-SEM/PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSO memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja PNS. Selain itu, CSO juga berpengaruh positif terhadap PSM, dan PSM secara signifikan meningkatkan kinerja PNS. Analisis mediasi menunjukkan bahwa PSM berperan sebagai variabel mediasi antara CSO dan kinerja PNS. Dengan demikian, peningkatan orientasi layanan pelanggan dan motivasi pelayanan publik dapat secara signifikan meningkatkan kinerja pegawai di sektor publik. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan untuk meningkatkan kinerja pegawai melalui peningkatan kualitas layanan pelanggan dan motivasi pelayanan publik. Rekomendasi dari penelitian ini termasuk pentingnya rotasi dan mutasi pegawai secara berkala, penghargaan yang merata, peningkatan kesejahteraan pegawai, dan penerapan strategi manajerial yang efektif untuk meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai. Penelitian ini juga memberikan kontribusi teoretis dalam memahami hubungan antara CSO, PSM, dan kinerja pegawai di sektor publik, khususnya dalam konteks pemerintah daerah di Indonesia.
Copyrights © 2024