Lembaga pendidikan Islam jika diartikan secara luas bisa merambah ke semua lingkungan yang mengandung unsur pendidikan yang bernuansa dan bermuatan ke-Islam-an. Secara non-kelembagaan, keluarga merupakan basic dari pendidikan Islam—yang didalamnya mengajarkan dasar-dasar agama Islam. Praktik-praktik keagamaan (dasar) yang diajarkan dalam keluarga menjadi unsur terpenting dalam laju pendidikan islam ke jenjang yang lebih tinggi. Kata keluarga disebutkan di dalam al-Qur’an dengan menggunakan al-ahlu yang bermakna sebuah ikatan dengan tanggung jawab dan keluarga bukanlah belenggu dan beban akan tetapi adalah kepastian jiwa, maka seorang istri dinamakan pula ahillah. Kata Al-Ahlu oleh Al-Mufassir membagi makna asli dan makna konstektual. Kata Al-Ahlu berasal dari Hamzah ha dan lam memiliki dua asal kata yang berbeda. Salah satunya ialah Al-Ahlu (keluarga). Kata Al-ahlu memiliki makna asli berhak, layak atau pantas. Sedangkan makna konstektual ialah makna baru yang diberikan sebuah kata, tergantung pada kalimat dimana kata tersebut diletakkan. Al-Qur’an sering mengulang kata yang sama, tetapi memiliki makna yang berbeda ketika di tempatkan pada yang lain. Karena itu setelah mengetahui dalalalah asliyah dan dalalah siakiyah, seluruh kata di analisis berdasarkan kronologis kewahyuan (asbab nuzul).
Copyrights © 2024