Perbandingan antara Akuntansi Islam dan Akuntansi Kapitalis, dalam konteks praktik dan teori akuntansi syariah, berdasarkan prinsip syariah. Melalui analisis deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi konsep dasar, prinsip, serta praktik akuntansi Islam dan kapitalis. Sistem ekonomi Islam, yang berlandaskan pada prinsip syariah, menekankan nilai-nilai seperti keadilan sosial, distribusi kekayaan yang adil, dan larangan riba. Di sisi lain, akuntansi kapitalis terkait erat dengan perkembangan kapitalisme dan prinsip-prinsipnya, yang menekankan kebebasan individu dan pengakuan atas hak milik pribadi. Prinsip-prinsip akuntansi Islam, seperti adil dan objektif, kepenuhan syariah, dan pertanggungjawaban, menyediakan kerangka kerja untuk pencatatan dan pelaporan keuangan yang sesuai dengan hukum Islam. Di sisi lain, akuntansi kapitalis menekankan transparansi dan keadilan dalam pelaporan keuangan untuk mendukung struktur kapitalisme. Penelitian ini juga membahas perbedaan teori dan praktik akuntansi Islam dan kapitalisme, serta pentingnya akuntansi Islam sebagai instrumen bisnis yang mengakomodasi nilai-nilai spiritual dan etis. Dengan mempertimbangkan aksioma dasar ekonomi Islam, seperti keesaan, keseimbangan, kehendak bebas, dan tanggung jawab, akuntansi Islam menawarkan pendekatan yang holistik dan bertanggung jawab, dalam memandang hubungan antara ekonomi, keuangan, dan moralitas.
Copyrights © 2024