Penelitian ini menganalisis penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di PT Jayatama Selaras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMK3 di perusahaan sudah cukup baik. Namun, perusahaan menghadapi hambatan seperti kurangnya sosialisasi rutin tentang pentingnya K3 dan evaluasi menyeluruh terhadap semua karyawan dan tim P2K3 untuk memastikan ketersediaan dan pengecekan rutin terhadap Alat Pelindung Diri (APD). Penilaian terhadap kinerja karyawan meliputi empat pernyataan, dengan penilaian tertinggi pada apresiasi perusahaan kepada pekerja dengan nilai kecelakaan kerja terendah, yang menunjukkan penghargaan tinggi terhadap kesadaran karyawan mengenai kecelakaan kerja. Analisis R2 menunjukkan bahwa 43,3% kinerja SMK3 dipengaruhi oleh variabel Penetapan Kebijakan K3, Perencanaan K3, Pelaksanaan Rencana K3, Pemantauan dan Evaluasi Kinerja K3, serta Peninjauan dan Peningkatan Kinerja SMK3, sedangkan 56,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.
Copyrights © 2024