Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pegolahan pascapanen secara tradisional yang digunakan oleh masyarakat di Pulau Timor untuk menjaga ketahanan pangannya. Metode yang digunakan adalah observasi dengan melakukan studi lapang di desa tradisional ata desa adat di Pulau Timor. Data kualitatif didapatkan dari wawancara dengan penduduk lokal, dan ditambahkan dengan studi literatur, yang didesrkipsikan secara kualitatif. Hasil penelitian, pengeringan bahan pangan dilakukan dengan penjemuran dan pengasapan, yang bertujuan mengurangi kadar air dan menempatkan pada kondisi yang aman dari serangga, jamur, dan mikroorganisme di para-para yang selalu di papar dengan asap. Dengan metode pengasapan, bahan pangan akan lebih awet dan tidak terjadi kerusakan akibat serangan hewan dan jamur. Dapat disimpulkan, teknologi pengeringan dan pengasapan mampu mengawetkan bahan pangan, sehingga bisa mendukung ketahanan pangan di Pulau Timor.
Copyrights © 2024