Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi pengaruh penggunaan media animasi 3D dalam Assemblr Edu terhadap minat belajar siswa kelas V di SDN 1 Pakemitan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimental Design, menggunakan pola kelompok pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini mencakup seluruh siswa kelas V di SDN 1 Pakemitan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 19 siswa kelas VA sebagai kelas kontrol dan 19 siswa kelas VB sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, angket dengan skala Likert, lembar observasi, dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan uji prasyarat, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Independent sampel t test (Uji t). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari penggunaan animasi 3D terhadap minat belajar siswa, yang ditunjukkan oleh hasil uji t dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,003, yang berarti lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan dasar pengambilan keputusan uji t, jika nilai signifikansi (2-tailed) kurang dari 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Ini berarti terdapat pengaruh penggunaan animasi 3D dalam Assemblr Edu terhadap minat belajar siswa pada materi siklus air di kelas V SDN 1 Pakemitan.
Copyrights © 2024