Pelayanan Antenatal care (ANC) adalah salah satu program terpadu dan upaya untuk menurunkan angka kematian ibu. Cakupan Kunjungan K1 79,9% dan K6 sebesar 59,5% masih jauh dari target nasional. Banyak factor yang mempengaruhi ibu hamil tidak melakukan kunjungan pemeriksaan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan menganalisa hubungan umur dan dukungan keluarga dengan Kunjungan pemeriksaan ibu hamil. Jenis penelitian kuantitatif desain Crossectional. Lokasi penelitian di wilayah kerja Puskesmas Simpang Empat Pasaman Barat bulan November 2023-Januari 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu sudah melahirkan yang berada di sekitar wilayah kerja Puskesmas Simpang Empat sebanyak 712 orang. Sampel 115 responden.Pengumpulan data memakai kuisioner. Analisa data chi-square Hasil penelitian pemeriksaan Kehamilan Kunjungan K6 mayoritas tidak lengkap 70 orang (60,9%), Ada hubungan umur pvalue 0,000 dan tidak ada hubungan dukungan keluarga pvalue 0,123 terhadap kunjungan pemeriksaan ibu hamil. Nilai Odd Ratio (OR) 0,804 artinya 0,804 umur tidak beresiko lebih kecil kemungkinannya untuk melakukan kunjungan K6 Antenatal tidak lengkap daripada umur beresiko. Nilai Odd Ratio (OR) 2.000 artinya dukungan keluarga ibu hamil baik memiliki kemungkinan 2.000 kali untuk melakukan kunjungan K6 Antenatal tidak lengkap daripada dukungan keluarga tidak baik. Kesimpulan Ada hubungan umur terhadap kunjungan pemeriksaan ibu hamil, tidak ada hubungan dukungan keluarga terhadap kunjungan pemeriksaan ibu hamil. Diharapkan edukasi kesehatan untuk kelompok usia tertentu atau program dukungan keluarga yang lebih terstruktur sehingga kunjungan pemeriksaan ibu hamil lengkap.
Copyrights © 2024