Pengembangan Air Terjun Goa Rang Reng diharapkan mampu mendorong perkembangan daya tarik wisata alam di Kabupaten Gianyar. Kenyataannya, pengembangan Air Terjun Goa Rang Reng menghadapi beberapa hambatan yaitu terbatasnya jumlah sarana pendukung seperti restoran atau warung makan, kurangnya ketersediaan air bersih di toilet dan kamar mandi, serta daya tarik wisata tidak berkembang secara optimal. Berdasarkan fenomena tersebut, perlu dilakukan penelitian terkait strategi pengelolaan Air Terjun Goa Rang Reng sebagai daya tarik wisata di Desa Bakbakan, Gianyar, Bali. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis SWOT. Penelitian ini menemukan bahwa berdasarkan Matrik Internal dan Eksternal (IE), posisi daya tarik wisata Air Terjun Goa Rang Reng berada pada Kuadran IV yaitu Posisi Stabilitas, yang berarti diperlukan strategi pengelolaann yang tepat untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Air Terjun Goa Rang Reng. Strategi yang dapat diterapkan antara lain pengelola Air Terjun Goa Rang Reng dapat mengembangkan paket wisata yang menawarkan keindahan alam, serta mengoptimalkan kerjasama dengan para pihak, termasuk pelibatan masyarakat lokal dalam berbagai program. Atraksi kekinian seperti spot foto dapat ditawarkan dengan dukungan keberadaan rumah makan yang menawarkan inovasi untuk memberikan pengalaman kuliner yang unik serta mendukung ekonomi lokal.
Copyrights © 2024