Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi belanja pemerintah daerah kabupaten/kota di Wilayah Tapal Kuda Provinsi Jawa Timur terhadap kesejahteraan masyarakat dengan tahun periode yaitu 2013-2022. Metode yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi yaitu metode Data Envelopment Analysis (DEA) dengan pendekatan output-oriented dan asumsi Variable Return to Scale (VRS). Realisas anggaran belanja pemerintah daerah fungsi pendidikan, kesehatan dan perlindungan sosial digunakan sebagai input, sementara kesejahteraan masyarakat sebagai output diukur menggunakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hasil studi menunjukkan selama tahun 2013-2022 Kota Surabaya dan Kota Pasuruan menjadi wilayah yang konsisten mencapai kondisi efisien. Sementara kabupaten/kota lain hanya mencapai kondisi efisien pada tahun-tahun tertentu. Secara rata-rata, tingkat efisiensi kabupaten yang berada di Wilayah Tapal Kuda sub-bagian Pulau Madura lebih rendah dibandingkan dengan sub-bagian lainnya. 4 (empat) kabupaten di sub-bagian wilayah Pulau Madura berada pada rentang nilai 0,858-0,894. Kabupaten/kota yang berada di Sub-bagian Teluk Madura mencapai rata-rata tertinggi yaitu 0,998-1,000. Sementara itu rata-rata tingkat efisiensi wilayah sub-bagian Selat Madura memiliki rentang nilai sebesar 0,900-1,000.
Copyrights © 2024