Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi strategi yang diterapkan dalam pembelajaran maharah qiraah untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa di tingkat sekolah dasar. Pentingnya maharah qiraah sebagai fondasi dalam belajar bahasa Arab dan memahami Al-Qur'an menjadikan penelitian ini relevan, terutama dalam konteks perubahan metode pembelajaran akibat pandemi COVID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan guru serta siswa di kelas 5 SDIT Yaa Bunayya. Proses analisis data mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldana, yang mencakup kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang terstruktur, termasuk kegiatan pra-membaca, inti membaca, dan metode alternatif seperti bercerita dan menyambung cerita, efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan metodologi pembelajaran maharah qiraah di sekolah-sekolah lainnya, serta menunjukkan bahwa pendekatan yang inovatif dan interaktif dapat membawa dampak positif terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi institusi pendidikan dalam mengimplementasikan strategi yang lebih efektif dalam pengajaran bahasa Arab dan membantu siswa memahami Al-Qur'an dengan lebih baik.
Copyrights © 2024