Penelitian ini mengeksplorasi implementasi gerakan literasi membaca di SDK Witihama, Desa Oringbele, Kecamatan Witihama. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDK Witihama telah mencapai tahap pembiasaan sejak 2022. Namun, terdapat sejumlah tantangan yang signifikan, seperti rendahnya minat baca siswa, pemahaman tanda baca yang kurang baik, ketiadaan petugas perpustakaan khusus, serta ketidaktersediaan fasilitas taman baca. Untuk mengatasi masalah ini, berbagai upaya telah dilakukan, termasuk penyediaan buku bacaan yang relevan dan menarik, penataan ulang serta pembersihan perpustakaan secara berkala, pendampingan intensif dalam kegiatan literasi, pembuatan taman baca sederhana untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif, serta pemasangan pamflet dan poster motivasi di sekitar sekolah. Upaya-upaya ini sangat penting karena membuktikan bahwa dukungan yang konsisten, inovatif, dan berkelanjutan dapat secara signifikan meningkatkan kesadaran serta minat baca siswa. Studi ini memberikan wawasan berharga mengenai pentingnya dukungan dan inovasi dalam meningkatkan kualitas literasi di sekolah dasar, serta menyarankan perlunya pengembangan lebih lanjut dan strategi inovatif untuk memperluas dampak positif gerakan literasi di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2024