AMAAN cabang Ponorogo hadir untuk perempuan pengusaha mikro Indonesia yang memiliki keinginan untuk meningkatkan pendapatan, menata keuangan, mewujudkan harapan, dan meningkatkan kapasitas diri. AMAAN cabang Ponorogo memiliki peran positif untuk perempuan wiraswasta di ponorogo, namun mereka belum memiliki kantor resmi yang berdomisili di Ponorogo. Hal ini menunjukkan bahwa AMAAN cabang Ponorogo belum memperhatikan secara serius tentang fungsi pemeliharaan karyawannya padahal, sumber daya manusia merupakan salah satu faktor produksi yang terpenting dalam suatu perusahaan serta mempengaruhi kinerja karyawan. Program pemeliharaan karyawan tersebut meliputi kesehatan dan keselamatan, komunikasi, kesejahteraan karyawan dan retensi karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah pimpinan AMAAN cabang Ponorogo dan karyawannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AMAAN cabang Ponorogo belum menerapkan fungsi pemeliharaan karyawan secara maksimal, yang dibuktikan dengan tidak terjawabnya semua indikator peneliti yaitu program pemeliharaan karyawan berupa kesehatan dan keselamatan, komunikasi, kesejahteraan karyawan dan retensi karyawan. Sedangkan kurang maksimalnya penerapan fungsi pemeliharaan ini diantaranya tidak memiliki jenjang karir yang jelas dan belum memiliki kantor pribadi.
Copyrights © 2024