Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perempuan dan Kesetaraan Gender: Analisis Teoritis dalam Perspektif Filsafat Hukum Zatadini, Nabila; Muhammad Galib Iqbal; Adinda Akhsanal Viqria
Legalita Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Hukum Legalita
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/legalita.v5i2.1048

Abstract

Abstract: Human rights are recognized internationally, including women's rights in state. In Indonesia, women's rights are enshrined in several laws and regulations. This article discusses the views of legal philosophy for women and gender equality. This article examines legal issues through normative research. In examining existing problems, this study uses several approaches, namely: theoretical approach, comparative approach, and conceptual approach in the perspective of legal philosophy to explore the complexity of gender equality issues by focusing on the views of experts. In determining legal policies on this gender theme, feminist theory plays a very important role. Feminism theory in it questions gender equality and women's rights as the basis for formulating fair legal policies without causing conflicts of gender bias. Keywords: Legal philosophy, human rights, gender equality, women. Abstrak: Hak asasi manusia diakui secara internasional, termasuk di dalamnya adalah hak-hak perempuan dalam bernegara. Di Indonesia, hak perempuan tersebut termaktup dalam beberapa peraturan dan perundang-undangan. Artikel ini membahas tentang pandangan filsafat hukum bagi perempuan dan kesetaraan gender. Artikel ini mengkaji permasalahan hukum melalui penelitian normatif. Dalam mengkaji permasalahan yang ada, penelitian ini menggunakan beberapa pendekatan, yaitu: pendekatan teoritis (teoritical approach), pendekatan komparatif (comparative approach), dan pendekatan konseptual (conseptual approach) dalam perspektif filsafat hukum untuk mengeksplorasi kompleksitas isu kesetaraan gender dengan fokus pada pandangan para ahli. Dalam menentukan kebijakan hukum pada tema gender ini, teori feminisme berperan sangat penting. Teori feminisme di dalamnya menyoal kesetaraan gender dan hak-hak perempuan yang menjadi landasan merumuskan kebijakan hukum yang adil tanpa menimbulkan konflik bias gender. Kata kunci : Filsafat hukum, hak asasi manusia, kesetaraan gender, perempuan.
Perempuan dan Hukum dalam Pandangan Masyarakat Adat Lampung Pepadun: Kajian Perspektif Gender Zatadini, Nabila; Adinda Akhsanal Viqria; Muhamad Galib Iqbal
Legalita Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Hukum Legalita
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/legalita.v6i2.1560

Abstract

Penelitian ini menganalisis kedudukan perempuan dalam sistem hukum adat Lampung Pepadun, dengan fokus pada dinamika antara ketentuan adat formal dan implementasinya dalam konteks modern. Melalui pendekatan sosio-legal, penelitian dilakukan di Lampung Utara dengan melibatkan 25 responden yang mewakili tokoh adat, tokoh perempuan, dan masyarakat umum. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meskipun hukum adat Lampung Pepadun secara formal bersifat patrilineal, dalam praktiknya terjadi adaptasi. Perempuan mengambil peran tersendiri dalam pelaksanaan hukum adat yaitu membangun "otoritas bayangan" melalui peran informal dalam pengambilan keputusan. Sistem pewarisan yang secara adat mengutamakan anak laki-laki, kini mulai beradaptasi melalui praktik hibah semasa hidup untuk melindungi hak properti bagi perempuan. Transformasi ini didorong oleh peningkatan akses pendidikan tinggi bagi perempuan (dari 20% menjadi 75% antar generasi), yang berkontribusi pada dukungan 40% tokoh adat terhadap reinterpretasi hukum adat yang lebih responsif gender. Penelitian menyimpulkan bahwa sedang terjadi evolusi dalam hukum adat Lampung Pepadun yang mengakomodasi hak-hak perempuan sambil mempertahankan nilai-nilai kultural inti.
Towards a Systematic Classification of Methodologies in Islamic Economics Zatadini, Nabila; Lahuri, Setiawan Bin; Rosyida, Yuniar Fathiyyatur
Journal of Sharia Economics, Banking and Accounting Vol 2, No 2: 2025
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jseba.v2i2.287

Abstract

The methodology of Islamic economics currently used tends to adapt from contemporary economics. To address this issue, several Muslim scholars and economists have attempted to develop a methodology for Islamic economics. However, due to the diverse opinions of many Muslim scholars and economists, this methodology remains diverse and has not been systematically codified. To address this issue, this study aims to classify the methodology of Islamic economics based on literature analysis from Muslim economists. The research method used is library research which analyzes the opinions of Muslim economists from journal articles, books, papers, etc. This study found that Muslim economic opinions regarding their main discussion on the methodology of Islamic economics can be divided into four: (1) doctrine; Baqir al-Sadr and Abbas Mirakhor, (2) maqasid sharia; Umer Chapra and Mehmet Asutay, (3) economic problems; A. Mannan, Sabah Eldin Zaim, Akram Khan, Mohammad Aslam Haneef, and Sayyid Tahir, (4) human behavior; Monzer Kahf, Anas Zarqa, and Zub
Implementasi Fungsi Pemeliharaan Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Amaan Sejahtera Indonesia Ponorogo Rosyida, Yuniar Fathiyyatur; Zatadini, Nabila
Journal of Sharia Economics, Banking and Accounting Vol 1, No 2: 2024
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jseba.v1i2.51

Abstract

AMAAN cabang Ponorogo hadir untuk perempuan pengusaha mikro Indonesia yang memiliki keinginan untuk meningkatkan pendapatan, menata keuangan, mewujudkan harapan, dan meningkatkan kapasitas diri. AMAAN cabang Ponorogo memiliki peran positif untuk perempuan wiraswasta di ponorogo, namun mereka belum memiliki kantor resmi yang berdomisili di Ponorogo. Hal ini menunjukkan bahwa AMAAN cabang Ponorogo belum memperhatikan secara serius tentang fungsi pemeliharaan karyawannya padahal, sumber daya manusia merupakan salah satu faktor produksi yang terpenting dalam suatu perusahaan serta mempengaruhi kinerja karyawan.  Program pemeliharaan karyawan tersebut meliputi kesehatan dan keselamatan, komunikasi, kesejahteraan karyawan dan retensi karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah pimpinan  AMAAN cabang Ponorogo dan karyawannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AMAAN cabang Ponorogo belum menerapkan fungsi pemeliharaan karyawan secara maksimal, yang dibuktikan dengan tidak terjawabnya semua indikator peneliti yaitu program pemeliharaan karyawan berupa kesehatan dan keselamatan, komunikasi, kesejahteraan karyawan dan retensi karyawan. Sedangkan kurang maksimalnya penerapan fungsi pemeliharaan ini diantaranya tidak memiliki jenjang karir yang jelas dan belum memiliki kantor pribadi.