seseorang, dan remaja merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami masalah kecemasan. Selama ini, terapi musik telah digunakan sebagai salah satu media intervensi non-farmakologis yang efektif dalam mengurangi kecemasan. Namun, tidak semua jenis musik dapat memberikan efek relaksasi yang sama. Instrumen musik tradisional dapat menjadi alternatif yang menarik dalam penggunaan musik sebagai bentuk intervensi relaksasi. Analisis instrumen gending Banyuwangi sebagai bentuk musik tradisional Indonesia dapat memberikan informasi yang berguna dalam penggunaannya sebagai bentuk intervensi relaksasi untuk remaja yang mengalami kecemasan. Penelitian ini dapat menggunakan desain penelitian eksperimen dengan randomized controlled trial (RCT). Subjek penelitian adalah remaja dengan usia antara 13-18, yang terbagi 20 remaja sebagai kelompok eksperimen dan 20 remaja sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik Gending Banyuwangi sebagai media intervensi relaksasi berhasil menurunkan kecemasan pada remaja secara signifikan. Penelitian ini mendukung potensi terapi berbasis budaya, khususnya musik tradisional, untuk membantu mengatasi masalah kesehatan mental seperti kecemasan di kalangan remaja.
Copyrights © 2024