Balap liar menjadi salah satu penyebab remaja alami kecelakaan motor dijalan raya. Fenomena remaja yang terlibat dalam balap liar mencerminkan keberanian di jalan dan menonjolkan perilaku agresif yang dapat berdampak negatif baik untuk diri mereka sendiri maupun untuk lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk memahami gambaran agresivitas pada remaja laki-laki pelaku dalam balap motor liar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi interpretatif, yang dikenal sebagai Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara 3 orang subjek dengan kriteria minimal terlibat dalam balapan liar selama 2 tahun dan laki-laki yang berumur dari 12 tahun hingga 18 tahun serta memiliki pengetahuan dan keterlibatan mendalam dalam kegiatan tersebut. Data diolah menggunakan analisis terbuka, pengkodean aksial, dan pengkodean selektif. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini mencakup membaca berulang, membuat catatan awal, merumuskan tema emergen, merumuskan tema superordinate, dan mengidentifikasi pola-pola antar kasus atau antar pengalaman. Dari hasil penelitian, ditemukan 6 tema induk yang muncul dalam menggambarkan agresivitas pada remaja laki-laki pelaku balap motor liar dan ditemukan bahwa tindakan agresif sering muncul dalam konteks balap liar, dipicu oleh ketidakjujuran, ejekan, dan harapan berbeda dengan kenyataan. Penelitian ini mengidentifikasi tingkat agresivitas yang tinggi pada remaja laki-laki pelaku balap liar motor, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti persaingan, tekanan teman sebaya, dan lingkungan sosial.
Copyrights © 2024