Jurnal Fatwa Hukum
Vol 7, No 4 (2024): E-Jurnal Fatwa Hukum

ANALISIS SOSIOLOGIS PENYIMPANGAN PERILAKU ANAK JALANAN SEBAGAI KORBAN DI KOTA PONTIANAK

NIM. A1011201263, ICHA PURNAMASARI (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Sep 2024

Abstract

Abstrac  This research aims to analyze the deviant behavior of street children in the city of Pontianak which occurs due to environmental factors and domestic violence (KDRT), as well as evaluating the effectiveness of the law in protecting street children as victims. Poor socio-economic conditions and dysfunctional family environments often encourage these children to leave home and live on the streets, which then triggers various forms of behavioral deviation such as violence, crime and substance abuse.This research uses a qualitative approach with a case study method to explore in depth the experiences and challenges faced by street children in Pontianak. The research results show that environmental factors such as poverty, domestic violence in the form of physical, emotional violence and neglect are also the main factors that make children feel unsafe at home and choose to run away. Deviant behavior that appears on the streets often becomes a survival strategy for these children in facing the rigors of life on the streets. In terms of legal effectiveness, this research found that although there are laws designed to protect children from violence and exploitation, implementation is still far from optimal. This research suggests the need to increase more effective law enforcement. With more coordinated and sustainable efforts, it is hoped that street children in the city of Pontianak can break out of the cycle of violence and deviant behavior, and have the opportunity to grow and develop in a safe environment. safer and more supportive.Keywords: Street Children, Deviant Behavior, Environmental Factors, Domestic Violence, Pontianak  Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyimpangan perilaku anak jalanan di kota Pontianak yang terjadi akibat faktor lingkungan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta mengevaluasi efektivitas hukum dalam melindungi anak jalanan sebagai korban. Kondisi sosial-ekonomi yang buruk dan lingkungan keluarga yang disfungsional sering kali mendorong anak-anak ini untuk meninggalkan rumah dan hidup di jalanan, yang kemudian memicu berbagai bentuk penyimpangan perilaku seperti kekerasan, kriminalitas, dan penyalahgunaan zat.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali secara mendalam pengalaman dan tantangan yang dihadapi oleh anak jalanan di Pontianak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan seperti kemiskinan, KDRT dalam bentuk kekerasan fisik, emosional, dan pengabaian juga menjadi faktor utama yang membuat anak-anak merasa tidak aman di rumah dan memilih untuk melarikan diri. Penyimpangan perilaku yang muncul di jalanan sering kali menjadi strategi bertahan hidup bagi anak-anak ini dalam menghadapi kerasnya kehidupan di jalan. Dari segi efektivitas hukum, penelitian ini menemukan bahwa meskipun ada undang-undang yang dirancang untuk melindungi anak-anak dari kekerasan dan eksploitasi, implementasinya masih jauh dari optimal. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan penegakan hukum yang lebih efektif, Dengan upaya yang lebih terkoordinasi dan berkelanjutan, diharapkan anak jalanan di kota Pontianak dapat keluar dari siklus kekerasan dan penyimpangan perilaku, serta memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang lebih aman dan mendukung.Kata Kunci: Anak Jalanan, Penyimpangan Perilaku, Faktor Lingkungan, Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Pontianak

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jfh

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Tanjungpura (Bagian Hukum Keperdataan, Bagian Hukum Pidana, Bagian Hukum Tata Negara, Bagian Hukum Ekonomi, dan Bagian Hukum ...