Penyakit terkait postur kerja merupakan masalah kesehatan yang signifikan di kalangan pekerja di Indonesia, dengan sekitar 40,5% penyakit pekerja disebabkan oleh postur kerja yang salah atau tidak alamiah. Pada tahun 2013, prevalensi keluhan muskuloskeletal tertinggi dikaitkan dengan pekerjaan di sektor pertanian, khususnya pada petani. Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa pekerja di sektor ini rentan terhadap gangguan seperti Muskuloskeletal Disorder (MSDs), kardiovaskular, gangguan syaraf, pernafasan, dan THT. UMKM Heka Family, sebuah usaha kecil menengah di bidang jasa pertanian, memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan produktivitas petani di Nagari Pematang Panjang, namun, pekerja operator mesin combine harvester menghadapi risiko kesehatan yang tinggi akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Analisis postur kerja menggunakan metode OWAS dilakukan untuk mengevaluasi risiko ini dan memperbaiki kondisi kerja pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi resiko postur kerja operator mesin combine harvester di UMKM Heka Family Sijunjung dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya ergonomi dalam pekerjaan sehari-hari dan mengurangi risiko cedera serta meningkatkan kinerja pekerja. Manfaatnya mencakup tambahan pengetahuan ilmiah dalam bidang ergonomi, peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja bagi petani, serta pengembangan metode penilaian postur kerja menggunakan metode OWAS.
Copyrights © 2024