Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Waktu Baku dan Kapasistas Produksi dalam Proses Pembuatan Mesin Perontok Jagung di CV. Citra Dragon Agung Priatama; Rozza Linda; Mufrida Meri Z; Juwita Isna
INVENTORY: Industrial Vocational E-Journal On Agroindustry Vol 2, No 2 (2021): Published in December 2021
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/inventory.v2i2.55

Abstract

This study aims to calculate the standard time to produce the right time in producing corn thresher machine, so that the production capacity in one month is obtained at CV. Citra Dragon. Observations was made in the manufacture of corn threshing machine. Working time data was collected using stopwactch time study and adjustment method used was Westinghouse. The research method use was to analyze the work done by operators in the manufacture of corn thresher machine, and calculate the operator’s working time per work element. The result showed that the standard time needed in the process of making 1 unit of corn thresher machine is 78.603 second (21 hours) and the production capacity per month is 7 units of corn thresher machine.
GENERASI MUDA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN DALAM TANTANGAN EFEK RUMAH KACA Irmayani; Nazili; Hary Fandeli; Mufrida Meri; Rozzalinda; Isna Juwita; Melda Fajra
Journal of Community Service Vol 5 No 2 (2023): JCS, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v5i2.179

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berjudul "Generasi Muda Sebagai Agen Perubahan dalam Tantangan Efek Rumah Kaca" yang dilaksanakan oleh Fakultas Teknik dan Perencanaan Universitas Ekasakti di SMPN 22 Padang bertujuan untuk membentuk kesadaran, pengetahuan, dan aksi positif generasi muda terkait dampak efek rumah kaca. Melalui program edukasi, workshop, dan proyek aksi, kegiatan ini mengintegrasikan pemahaman lingkungan ke dalam kurikulum sekolah, memfasilitasi partisipasi siswa dalam proyek aksi lingkungan, dan membangun kolaborasi erat antara dunia pendidikan dan masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kesadaran siswa tentang efek rumah kaca, dengan partisipasi aktif dalam proyek aksi yang memberikan dampak nyata. Dukungan masyarakat dan pihak sekolah menjadi kunci keberhasilan, menciptakan lingkungan yang kondusif bagi terwujudnya program PKM ini. Tantangan seperti skala proyek dan keberlanjutan menjadi fokus evaluasi, mengarah pada saran untuk memperluas materi edukasi, memperkuat kerjasama dengan pihak eksternal, dan meningkatkan pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan. Saran ini diharapkan dapat memperkuat dan mengembangkan program serupa di masa mendatang, menciptakan generasi muda yang tidak hanya paham tentang tantangan efek rumah kaca tetapi juga bertindak sebagai agen perubahan yang berkelanjutan.
Analisis Postur Kerja Karyawan PT.XYZ Menggunakan Metode Ovako Work Posture Analysis Sistem (Owas) Meri, Mufrida; Linda, Rozza; Rahayu, Popi Gusti
Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri Vol. 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri: Meneguhkan Peran Perguruan Tinggi dalam P
Publisher : Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.27 KB) | DOI: 10.33479/snti.v1i.191

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kategori risiko sikap kerja karyawan pada PT.XYZ dengan menggunakan metode ovako work posture analysis system (OWAS). Berdasarkan hasil observasi awal terhadap sejumlah karyawan ternyata terdapat keluhan-keluhan yang dirasakan oleh pekerja pada anggota tubuh tertentu seperti leher, tulang punggung, pinggang, kaki dan bahu. Aktivitas kerja yang sering dilakukan oleh karyawan dilantai produksi PT.XYZ adalah gerakan membungkuk, jongkok, berdiri, selama satu hari kerja (8 jam) yang bisa menyebabkan keluhan musculoskeletal disorder (MSDs) yang merupakan penyakit atau gangguan pada jaringan lunak (otot, sendi, ligament, tendon, tulang rawan) dan sistem saraf. Dengan adanya keluhan – keluhan yang dirasakan karyawan maka penelitian ini menggunakan metode ovako work posture analysis system (OWAS) yang merupakan metode untuk menilai pembebanan pada postur tubuh saat bekerja. Penerapan dari metode ini dapat memberikan suatu hasil yang baik, yang dapat meningkatkan kenyamanan kerja, sebagai peningkatan kualitas produksi, setelah dilakukannya perbaikan sikap kerja. Dari penelitian ini didapat hasil kategori risiko yang paling banyak adalah kategori risiko no.2 yaitu sikap kerja ini berbahaya pada sistem musculoskeletal disorder ( sikap kerja mengakibatkan pengaruh ketegangan yang signifikan) perlu perbaikan segera mungkin.
Analisis Perhitungan Waktu Setup Menggunakan Metode Single Minute Exchange of Die (SMED) di Pabrik Roti New Prima Bakery Padang Linda, Rozza; Fandeli, Hary; Juwita, Isna
Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri Vol. 2 (2022): Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri: Mengevaluasi dampak Program Masa Merdeka
Publisher : Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.267 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis waktu setup untuk meminimasi weste dalam proses produksi roti tawar di new prima bakery padang.  Metode yang digunakan adalah metode SMED (single minute exchange of die), yaitu sebuah metode dalam rangka pencapaian  lean manufakturing sehingga bisa mengurangi pemborosan (waste) dalam proses produksi. Metode smed ini menitik beratkan agar waktu setup tersebut bisa dijadikan angka satu digit, artinya waktu setup diupayakan seminimal mungkin dengan cara menganalisis kegiatan  internal setup  dan eksternal setup.  Internal  setup adalah aktifitas yang dilakukan dalam keadaan mesin mati, sedangkan eksternal setup adalah aktifitas yang dilakukan dalam keadaan mesin beropersi. Data waktu setup diukur secara langsung dengan menggunakan stopwatch, kemudian dihitung dan dianalisis lalu dilakukan upaya perbaikan dengan cara mengalihkan sebagian aktifitas internal setup menjadi eksternal setup sehingga total  waktu setup bisa lebih kecil. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa waktu setup pada produksi roti tawar di New prima bekery sebelum menggunakan metode smed adalah 3.720,33 detik, sedangkan setelah menggunakan metode smed didapatkan sebesar 866,33 detik.
PENGUKURAN WAKTU BAKU SEBAGAI DASAR PEMBERIAN UPAH INSENTIF DI PABRIK TAHU TM KAMBANG Rozza Linda; Mufrida Meri; Hary Fandeli; Domi Hidayat
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i3.1491

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan waktu baku pada proses produksi tahu di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan yang sesuai dengan kemampuan karyawan, untuk menerapkan pemberian upah insentif berdasarkan waktu baku di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh secara langsung dari pengukuran yang dilakukan. Sedangkan metode analisis data menggunakan metode studi waktu (time study). Jumlah sampel sebesar 18 orang pekerja di pabrik tahu TM kambang kec. Lengayang pesisir selatan. Metode yang digunakan adalah metode stopwatch time study, setelah diketahui waktu standarnya, kemudian dilakukan perbaikan berdasarkan waktu standar yang diperoleh sebelumnya, mengurangi gerakan-gerakan yang tidak efektif, dan mengurangi waktu yang terbuang sehingga dapat diketahui tingkat produktivitasnya. Dari hasil penelitian yang dilakukan proses produksi tahu Di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan mulai dari proses pemanasan air sampai ke proses pemotongan tahu membutuhkan waktu baku selama 326, 486 menit atau 5, 43 jam. Berdasarkan data waktu perelemen kerja proses produksi tahu Di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan di temukan pemberian insentif adalah dari output standar yang berlebihan, output standar Di Pabrik Tahu TM Kambang adalah 12 unit (karung), sehingga pemberian insentif selama 1 bulan kerja (23 hari) sebesar Rp 1.555.000,- dengan upah dasar perhari Rp. 60.000,-.
Analisis Postur Kerja Operator Mesin Pemanen Padi (Combine Harvester) Dengan Metode OWAS di UMKM Heka Family Sijunjung Meri, Mufrida; Alkadri, Dzamroni Rizki; Linda, Rozza
Fusion : Journal of Research in Engineering, Technology and Applied Sciences Vol. 1 No. 1 (2024): Fusion - April
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit terkait postur kerja merupakan masalah kesehatan yang signifikan di kalangan pekerja di Indonesia, dengan sekitar 40,5% penyakit pekerja disebabkan oleh postur kerja yang salah atau tidak alamiah. Pada tahun 2013, prevalensi keluhan muskuloskeletal tertinggi dikaitkan dengan pekerjaan di sektor pertanian, khususnya pada petani. Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa pekerja di sektor ini rentan terhadap gangguan seperti Muskuloskeletal Disorder (MSDs), kardiovaskular, gangguan syaraf, pernafasan, dan THT. UMKM Heka Family, sebuah usaha kecil menengah di bidang jasa pertanian, memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan produktivitas petani di Nagari Pematang Panjang, namun, pekerja operator mesin combine harvester menghadapi risiko kesehatan yang tinggi akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Analisis postur kerja menggunakan metode OWAS dilakukan untuk mengevaluasi risiko ini dan memperbaiki kondisi kerja pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi resiko postur kerja operator mesin combine harvester di UMKM Heka Family Sijunjung dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya ergonomi dalam pekerjaan sehari-hari dan mengurangi risiko cedera serta meningkatkan kinerja pekerja. Manfaatnya mencakup tambahan pengetahuan ilmiah dalam bidang ergonomi, peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja bagi petani, serta pengembangan metode penilaian postur kerja menggunakan metode OWAS.
Kebijakan Persediaan Bahan Baku Singkong Dengan Metode Economic Order Quantity Pada Umkm Kripik Balado Fandeli, Hary; Linda, Rozza; Juwita, Isna
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Teknik, Komputer, Agroteknologi dan Sains (Marostek)
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.701 KB) | DOI: 10.56248/marostek.v1i2.32

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh biaya pemesanan bahan baku singkong yang di keluarkan oleh UMKM Kripik Balado dengan biaya yang di keluarkan menjadi besar. Metode Economic Order Quantity (EOQ) dapat minimalkan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan selama ini, selain itu perusahaan belum melakukan pengendalian persediaan bahan baku dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam pengendalian persediaan bahan baku singkong di UMKM Kripik Balado Salsabila di dapatkan total biaya persediaan yang menghemat biaya sebesar Rp.1.244.341,6 kgram/ 7 bulan dibandingkan dengan biaya yang harus di keluarkan perusahan selama ini. Dengan menggunakan metode EOQ maka kapan dilakukan pemesanan dan berapa jumlah setiap pesan menjadikan lebih efisien, sehingga Frekeensi  pemesanan jauh lebih sedikit dibanding dengan tanpa menggunakan metode EOQ, sehingga terjadi penghematan terhadap total biaya pemesanan. 
Wheelchair Supplier Selection Using the Analytical Hierarchy Process Method Juwita, Isna; Linda, Rozza; Okrianto, Engki
Journal of Information System, Technology and Engineering Vol. 2 No. 4 (2024): JISTE
Publisher : Yayasan Gema Bina Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61487/jiste.v2i4.113

Abstract

This study is about the analysis of wheelchair supplier selection using the analytical hierarchy process (AHP) method. It has been conducted at CV. Calvino Medika Indonesia within 3 months. The problem in this study is that there are no criteria for selecting wheelchair suppliers, so that supplier performance is not optimal; wheelchair suppliers have not been the best. The aim of this study is to develop a series of crucial selection criteria for wheelchair suppliers. Determine the right wheelchair supplier. The study's sample consisted of individuals working in the administration and sales marketing divisions, as well as the Director of CV at Calvino Medika Indonesia. The data collection techniques used in this study included observation and questionnaires. Expert choice software and MS Excel processing support the purposive sampling method in this study. The results of this study are as follows: The most influential criteria in selecting wheelchair suppliers are quality criteria (36.1%), the second priority that influences is price (27.2%), the third priority that influences is delivery (18.2%), the fourth priority that influences is adaptive (7.60%), and the fifth priority that influences is service (27.2%). Based on the criteria and sub-criteria used in supplier selection, PT Inti Sumber Hasil Sempurna emerges as the top supplier, scoring 59.2%, while PT. Asada Putra Mandiri comes in second, scoring 40.8%.
Analisis Waktu Baku dan Kapasistas Produksi dalam Proses Pembuatan Mesin Perontok Jagung di CV. Citra Dragon Priatama, Agung; Linda, Rozza; Meri Z, Mufrida; Juwita, Isna
INVENTORY: Industrial Vocational E-Journal On Agroindustry Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/inventory.v2i2.55

Abstract

This study aims to calculate the standard time to produce the right time in producing corn thresher machine, so that the production capacity in one month is obtained at CV. Citra Dragon. Observations was made in the manufacture of corn threshing machine. Working time data was collected using stopwactch time study and adjustment method used was Westinghouse. The research method use was to analyze the work done by operators in the manufacture of corn thresher machine, and calculate the operator’s working time per work element. The result showed that the standard time needed in the process of making 1 unit of corn thresher machine is 78.603 second (21 hours) and the production capacity per month is 7 units of corn thresher machine.
ANALISIS RISIKO ERGONOMI POSTUR KERJA KARYAWAN DENGAN METODE REBA DAN NBM DI PT. MMZ Meri, Mufrida; Linda, Rozza; Risky, Ari
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2969

Abstract

Abstract: Intensive manual handling activities in the spice processing industry often lead to musculoskeletal complaints among workers. This study aims to analyze the working posture of employees at the cinnamon wood unloading station at PT. MMZ using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) and Nordic Body Map (NBM) methods. The REBA method is used to assess posture-related risk and provide improvement recommendations, while the NBM method identifies body parts experiencing discomfort. The results of the study indicate that the majority of workers fall into the high-risk category based on REBA analysis, with non-ergonomic postures such as bending, twisting the body, and lifting heavy loads being the main contributing factors. Additionally, the NBM findings show that most workers experience discomfort in the neck, shoulders, back, and waist. The conclusion of this study highlights the importance of ergonomic posture adjustments to reduce the risk of musculoskeletal injuries and improve worker well-being. Keyword: Working Posture; Musculoskeletal; REBA; NBM; Ergonomics. Abstrak: Kegiatan manual handling yang intens di industri pengolahan rempah-rempah sering kali menyebabkan keluhan muskuloskeletal pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja karyawan di stasiun pembongkaran kayu kulit manis di PT. MMZ menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Nordic Body Map (NBM). Metode REBA digunakan untuk menilai risiko postur kerja dan memberikan rekomendasi perbaikan, sedangkan metode NBM digunakan untuk mengidentifikasi bagian tubuh yang mengalami keluhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pekerja berada dalam kategori risiko tinggi berdasarkan analisis REBA, dengan postur kerja yang tidak ergonomis seperti membungkuk, memutar tubuh, dan mengangkat beban berat menjadi faktor utama. Selain itu, hasil NBM menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja mengalami keluhan pada leher, bahu, punggung, dan pinggang. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya penyesuaian postur kerja yang ergonomis untuk mengurangi risiko cedera muskuloskeletal dan meningkatkan kesejahteraan pekerja. Kata kunci: Postur Kerja; Muskuloskeletal; REBA; NBM; Ergonomi.