Kemakmuran Hijau: Jurnal Ekonomi Pembangunan
Vol. 1 No. 2: (August) 2024

Badai kenaikan harga bahan pokok tiap tahun

Mubarok, Muhammad Mufti (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2024

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki beberapa pulau besar dan pulau-pulau kecil. Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan bahwa jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2021 adalah 272,68 juta jiwa dan meningkat menjadi 275,77 juta jiwa pada tahun 2022. Peningkatan jumlah penduduk ini berkorelasi dengan kebutuhan bahan pokok bagi konsumen di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kenaikan harga bahan pokok dan mengidentifikasi upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi kenaikan bahan pokok sebagai bentuk perlindungan konsumen. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui diskusi publik dengan narasumber. Narasumber yang terlibat dalam penelitian ini adalah kementerian dan lembaga terkait, seperti Kementerian Perdagangan RI, APDI (Asosiasi Pedagang Daging Indonesia), DPP APRINDO, Perum Bulog, Satgas Pangan Mabes Polri, serta perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang distribusi dan perdagangan. Data sekunder diperoleh melalui penelaahan dokumen-dokumen hukum dan peraturan-peraturan yang terkait dengan studi BAPOKTING (bahan pokok dan bahan penting). Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif. Temuan: Hasil penelitian menemukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kenaikan harga bahan pokok adalah kondisi geografis, iklim global, penawaran dan permintaan, rantai distribusi barang, munculnya kartel. Upaya yang telah dilakukan pemerintah dari hulu ke hilir adalah menyiapkan champion lokasi, memberikan bimbingan teknis kepada petani hortikultura, membuat tol laut, Selanjutnya dalam pengawasan dan evaluasi dilakukan operasi pasar di setiap daerah secara berkesinambungan. Kesimpulan: Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa banyak faktor yang berkontribusi terhadap kenaikan harga komoditas di Indonesia, termasuk tantangan alam, ekonomi, dan logistik. Pendekatan multi-segi yang dilakukan pemerintah, mulai dari memperbaiki praktik-praktik pertanian hingga memantau distribusi, menunjukkan komitmennya terhadap perlindungan konsumen. Namun, upaya-upaya berkelanjutan diperlukan untuk memastikan stabilisasi harga yang efektif dan berkelanjutan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JEKOP

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Aims: JEKOP aims to advance the field of development economics with a strong emphasis on green and sustainable prosperity. The journal seeks to provide a platform for innovative research that explores the intersection of economic development and environmental sustainability. By publishing ...