Sejak 2014 Bapak Subeni menekuni usaha rosok yang dikelola bersama istrinya di Jakenan Kabupaten Pati dengan berfokus pada plastik dan botol minuman kemasan. Usaha tersebut lambat laun terus berkembang dan memiliki volume usaha yang terus meningkat. Usaha rosok tersebut didukung oleh istri Bapak Subeni yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) guru SD di Jakenan Kabupaten Pati. Usaha rosok yang semula dikelola sendiri saat ini menggunakan sistem ambil dimana ketika jaringan Bapak Subeni memberikan informasi tersedianya rosok maka Bapak Subeni akan segera mengambilnya. Usaha tersebut telah memberikan kontribusi finansial yang cukup besar bagi keluarga Bapak Subeni yang saat ini telah memiliki beberapa bidang tanah hasil dari usaha rosok. Semakin bertumbuhnya volume usaha, kompleksitas arus kas dan berbagai beban usaha membutuhkan sistem pembukuan yang terintegrasi agar seluruh aset yang dimiliki tercatat dengan baik. Usaha rosok tersebut membutuhkan Sistem Informasi Akuntansi guna meintegrasikan berbagai sumber daya seperti bahan baku, harga pokok penjualan, biaya operasional, biaya overhead dan berbagai sumber daya lain agar going concern usaha tersebut dapat terjaga. Sistem Informasi Akuntansi terintegrasi akan membantu pemilik melihat kondisi usaha secara real time dan mengambil keputusan secara cepat dan tepat serta dapat melihat persediaan barang dagangan sesuai stock opname. Aset dapat dicatat dengan baik sesuai usia pakainya sehingga penggunaanya dapat dimaksimalkan. Kata Kunci: Rosok, Persediaan, Harga Pokok Penjualan, Sistem Informasi Akuntansi,
Copyrights © 2023