Narkoba merupakan problem sosial yang kian hangat diperbincangkan. Berbagai peristiwa ramai menghiasi layar kaca dan menjadi headline news di media massa. Ironinya, perempuanlah yang banyak memainkan peran masuk dalam jerat narkoba, mulai dari kurir, pengedar, pemakai bahkan yang lebih memÂprihatinkan banyak nyawa perÂempuÂan meÂlayang. Diduga kuat, terjeratnya perempuan dalam jerat narkoba dikarenakan faktor psikologis dan ekoÂnomis. Pemenuhan kebutuhÂan yang semakin komÂpleks dan kemiskinan yang dialami sebagian besar masyarakat Indonesia khususnya perempuan sebagai pelaku domistik dalam keluarga menjadi salah satu penyebab mereka terÂjebak dalam jerat narkoba. Iming-iming terbebas dari masalah, menÂdapatkan kesenangan, penghasilan yang besar menÂjadi faktor perempuan terjebak dalam jerat narkoba. Bagi seÂbagian perempuan, masuk dalam jerat narÂkoba mendatangkan untung yang menjanjiÂkan, namun di balik itu semua, hukuman bahkan ancamÂan keÂmatian ada di sekitar mereka. Untuk dapat meÂminimalisir keÂcenÂderungÂÂÂan perempuan masuk dan terÂlibat dalam jerat narÂkoba, maka diperlukan straÂtegi dawah yang tepat, model dakwah yang dapat meÂnyentuh aspek psikologis dan memÂberikan landasan pedoman kehidupan yang jelas dan maÂtang.
Copyrights © 2012