Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan cerita rakyat yang berkembang di Madiun sebagai media pembelajaran berpikir kritis siswa sekolah dasar. Fokus penelitian ini pada data Cerita rakyat Madiun yang bisa digunakan untuk pembelajaran berpikir kritis. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian analisis dokumen. Pengumpulan data pada penelitian ini diambil dengan menggunakan sumber data cek dokumen cerita rakyat Madiun dan wawancara terhadap ahli literasi kritis, guru sekolah dasar, dan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten Madiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sembian dari sepuluh cerita rakyat Madiun dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran berpikir kritis siswa sekolah dasar, dengan memuat enam tahapan berpikir kritis yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, kemampuan menjelaskan, dan self regulation.
Copyrights © 2020