Proses pembuatan kain songket Palembang yang sebagian besar pengerjaannya dilakukan oleh tenaga manusia. Pada aktivitas pengrajin kain songket ini seringkali menimbulkan masalah seperti muscoleskeletal disorder karena posisi kerja yang tidak ergonomis dan ketidaksesuaian pengrajin dengan lingkungan kerjanya. Pada penelitian ini untuk merancang bangun kursi ergonomis untuk pengrajin songket Palembang guna mengurangi musculoskeletal disorder pada pengrajin. Dengan penerapan antropometri dalam merancang alat bantu pengrajin songket ini didapatkan ukuran untuk kursi ergonomis pada sandaran belakang berdasarakan nilai tinggi duduk tegak 76 cm, tinggi sandaran tangan berdasarkan tinggi siku duduk yaitu 25 cm, lebar kursi berdasarkan lebar bahu 40 cm, dan lebar dudukan berdasarkan lebar pantai poliental 50 cm. Setelah penerapan alat bantu ini pada pengrajin maka keluhan yang sebelumnya dirasakan pengrajin mulai berkurang dan produktivitas menjadi meningkat seberas 50%, sehingga menunjukkan bahwa alat bantu ini sukses untuk mengurangi masalah musculoskeletal pada pengrajinkain songket Palembang.
Copyrights © 2023