Jurnal Kawistara
Vol 9, No 2 (2019)

HIBRIDITAS BUDAYA SEBAGAI BENTUK TEGANGAN DAN NEGOSIASI LOKAL- GLOBAL

Abdul Rahim (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Oct 2019

Abstract

Budaya-budaya yang disebut genuine atau bentuk hibriditas yang muncul ketika bersentuhan dengan globalisasi, tidak jarang memunculkan stigma bahwa tradisi sudah terkikis dan karakater masyarakat sudah memudar dan kehilangan jati diri. Ketika tradisi menjadi sesuatu yang amat dipertahankan, konteks pembangunan dengan modernitas menjadi kekuatiran dengan perubahan pola perilaku dalam masyarakat yang masih mempertahankannya sebagai sebuah pakem. Akan tetapi, dekonstruksi atas pakem itu sendiri merupakan upaya membentuk hibriditas budaya. Di sinilah globalisasi dimaknai sebagai ancaman, terkait kemudahan, efektivitas dalam pelaksanaan tradisi yang tidak lagi mengikuti pakem. Padahal tegangan dan negosiasi atas hal itu menjadi hal mutlak yang muncul sebagai efek dari lokal-global yang bersentuhan dalam kehidupan manusia sehari-hari secara tidak disadari.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

kawistara

Publisher

Subject

Humanities Decision Sciences, Operations Research & Management Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Kawistara aims to explore elements of Indonesian culture and society by publication of research findings and scientific innovations that are practically relevance for the preservation of local culture, environmental sustainability, social cohesion and community welfare. Jurnal Kawistara seeks ...