Jurnal Kawistara
Vol 14, No 2 (2024)

Harmonisasi Manusia dengan Alam dan Ekologi: Kajian atas Budaya Tamping di Masyarakat Tengger

Sukmawan, Sony (Unknown)
Alifah, Nurul (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2024

Abstract

Masyarakat Tengger mengenal tiga relasi kosmologi, yaitu prahyangan, pawongan, dan palemahan, yakni tiga sumber kebahagiaan dan keharmonisan dalam hidup, berupa relasi manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan manusia dengan alam. Tamping hadir sebagai manifestasi dari harmonisasi masyarakat Tengger dengan alam. Tamping merupakan sesaji yang digunakan masyarakat Tengger dalam banyak momentum sakral, termasuk dalam tradisi pujan Tengger. Terdiri juadah, bra-kulup, gedhang ayu, pipis-pasung, tetel, nasi, dan lauk pauk yang dibungkus dengan daun pisang, setiap bagian tamping menyiratkan makna dimensi ekologis yang tercermin dalam keyakinan, pemikiran, ucapan, dan perilaku positif masyarakat Tengger terhadap alam. Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif dengan perspektif penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan pembuatan Tamping dan komponen-komponennya merupakan simbolisasi keharmonisan masyarakat Tengger dengan alam. Hal ini mempunyai dampak yang signifikan terhadap ekologi. Dampak ekologis tersebut diwujudkan dalam cara pandang, kepercayaan, dan perilaku positif masyarakat Tengger terhadap ladang, air, tanah, tumbuhan, dan pepohonan. 

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

kawistara

Publisher

Subject

Humanities Decision Sciences, Operations Research & Management Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Kawistara aims to explore elements of Indonesian culture and society by publication of research findings and scientific innovations that are practically relevance for the preservation of local culture, environmental sustainability, social cohesion and community welfare. Jurnal Kawistara seeks ...