Penangkapan CO2 dengan menggunakan pelarut kalium karbonat sampai saat ini masih terdapat kelemahan, yaitu laju reaksi yang lambat. Pada penelitian ini untuk mengatasinya maka digunakan promotor asam borat karena lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Uji coba skala laboratorium dilakukan dengan sistem kontinu, yaitu dengan cara mengalirkan gas CO2 (20%) ke dalam pelarut K2 CO3 (30%) berpromotor H3 BO3 (3%) di dalam absorber pada suhu 50-70o C. Pelarut yang sudah mengandung CO2 akan dialirkan ke dalam desorber. Desorber dipanaskan hingga 70-90o C agar CO2 yang terabsorp di dalam pelarut dapat dilepaskan kembali. Pelarut K2 CO3 akan masuk kembali ke dalam Tangki Pelarut untuk digunakan kembali dalam proses absorpsi CO2 , dan seterusnya. Pada percobaan diukur konsentrasi gas CO2 yang masuk ke dalam absorber, yang keluar dari absorber, dan yang tidak terserap oleh absorber dengan menggunakan CO2 Analyzer. Sedangkan laju alir gas CO2 yang masuk ke dalam absorber dan yang keluar dari absorber diukur dengan menggunakan Flowmeter Digital. Konsentrasi pelarut juga diukur pada titik-titik yang sama dengan menggunakan metode titrasi. Laju alir pelarut yang masuk ke dalam absorber pada percobaan ini adalah konstan, sedangkan laju alir gas CO2 yang masuk ke dalam absorber divariasikan pada laju alir gas CO2 sebesar 1,25 liter/menit, 1,5 liter/menit, dan 2 liter/menit. Hasil terbaik dicapai pada laju alir gas CO2 sebesar 1,5 liter/menit dan diperoleh efisiensi penangkapan gas CO2 sebesar 87,63%.
Copyrights © 2016